Posted by: Kraton Furniture Batik ( mebel batik ) | July 4, 2011

Motif Batik Bermakna KELAHIRAN

Motif Batik Bermakna KELAHIRAN

Kelahiran.  Mitoni.

Pemakaian motif batik yang masih menyolok dan dipertahankan adalah pada saat upacara Mitoni. Tahapan upacara yang dilaksanakan  pada saat kehamilan mencapai usia tujuh bulan. Untuk keperluan upacara Mitoni dipilih tujuh motif batik yang menurut falsafah Jawa memiliki arti dan makna yang positif dan  hampir sama dengan pilihan dalam upacara pernikahan adat.

Dalam hal ini arti dan makna yang dipilih juga berhubungan dengan

harapan dan keinginan baik orang tua maupun poro sepuh si jabang bayi. Diharapkan melalui arti dan makna yang tersirat dalam motif batik yang digunakan,  keinginan Poro Sepuh dan Orang Tua akan terwujudkan pada si jabang bayi. Untuk keperluan upacara siraman ini dipilih tujuh motif jarit dari berbagai motif. Seperti antara lain batik-batik dengan :

1. Motif Sido Luhur ;  2. Motif Sido Asih ; 3. Motif Semen ; 4. Gondo Suli/ Parang Kusumo

Batik motif Parang Kusumo 

Dalam motif Parang Kusumo terkandung suatu makna bahwa suatu  kehidupan harus dilandasi dengan  perjuangan dan usaha dalam mencapai keharuman lahir dan batin. Hal ini bisa disamakan dengan harumnya suatu bunga (kusuma). Juga dalam falsafat Jawa.

Suatu kehidupan dalam  masyarakat yang paling utama harus kita dapatkan adalah  keharuman pribadinya tanpa harus meninggalkan norma-normadan nilai  yang berlaku. Suatu hal yang sulit untuk direalisasikan. Tetapi pada umumnya orang Jawa berharap bisa menempuh suatu kehidupan yang boleh dikatakan sempurna lahir batin  yang diperoleh atas jerih payah dari tingkah laku dan pribadi yang baik.

5. Motif Semen Romo, suatu harapan agar kedua orang tua si bayi tidak akan berpisah.

6.  Motif Babon Angrem

Batik Motif Babon Angrem

Babon adalah julukan untuk ayam betina yang sudah dewasa. Angrem dalam bahasa Indonesia berarti mengerami. Dengan melalui tahapan upacara ini diharapkan dalam kehidupannya si bayi di kemudian hari akan mendapatkan kesabaran, sebagaimana kesabaran yang telah ditunjukan oleh para induk ayam yang sedang mengerami telur-telurnya. Juga diharapkan bahwa kehangatan dan ketelatenan babon ayam selama mengerami ( telur-telur ) anak-anaknya hingga menetas dapat menurun pada si jabang bayi yang masih ada dalam kandungan sang ibunda.

7. Kain Lurik motif lasem.

Motif Lurik, memberikan makna adanya suatu harapan agar si bayi kuat seperti kain lurik yang tidak mudah sobek.

sumber : baltyra.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: