Posted by: Kraton Furniture Batik ( mebel batik ) | August 5, 2011

MONUMEN BATIK YOGYAKARTA

Mengisi waktu senggang, penulis berkeliling-keliling Jogja untuk menyegarkan diri yang penat karena memikirkan tugas akhir, sambil mencari inspirasi lain dan objek foto yang menarik. Walaupun sudah sering kali melewati jalan malioboro (sampe bosen), namun ada saja tempat yang bisa membuat diri nyaman dan pikiran menjadi tenang (wew). Yup, akhirnya bertenggerlah penulis di suatu spot di ujung jalan malioboro, yang mungkin selama ini hanya sering dilewati. Monumen Batik Yogyakarta.

Monumen Batik Yogyakarta

Monumen Batik Yogyakarta terletak di Kilometer NOL kota Yogyakarta. Tempat ini terkenal (kilometer NOL red.) karena biasanya setiap akhir pekan maupun liburan nasional (hingga harpitnas), ramai dikunjungi baik wisatawan domestik maupun mancanegara, hingga masyarakat pribumi \(^o^)/. Di sini memang cukup banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk berwisata seperti alun-alun Keraton Yogyakarta, Benteng Vrederberg, Pasar Beringharjo, wisata kuliner pedasss (oseng-oseng mercon), Taman Pintar, dan tentu saja Jalan Malioboro.

Keadaan Sekitar Monumen 

Kembali ke Monumen Batik Yogyakarta. Monumen ini letaknya dekat lampu merah kilometer nol, sebelah baratnya, dekat pagar Istana NKRI yang ada di Yogyakarta. Monumen ini sebagai salah satu bukti bahwa Batik merupakan warisan budaya milik Indonesia kita tercinta.

Piagam Batik Indonesia dari UNESCO

Yup, jika kita memperhatikan disekeliling monumen batik tersebut, maka akan terlihat lampu penerangan jalan yang dibagian bawahnya buesar-buesar. Nah disana lah letak motif-motif batiknya. Disana terdapat sebanyak 24 buah motif batik dengan penjelasan motifnya. Ini adalah daftar motif yang ada di sana.

  1. Ciptoning
  2. Gringsing
  3. Grompol
  4. Hima krendha
  5. Ksatriyan
  6. Kawung
  7. Nitik (cakar)
  8. Parang (Barong)
  9. Parang Kusuma
  10. Parang Mangkara
  11. Parang Parikesit
  12. Poleng
  13. Rujak Santhe
  14. Sekar Jagat
  15. Semen Ageng
  16. Semen Huk
  17. Semen Rama
  18. Semen Sinom
  19. Sida Asih
  20. Sida Mukti
  21. Srikaton
  22. Tambal
  23. Truntum
  24. Udan Riris

Motif-motif tersebut cuma baru dari jogja saja lho. Beberapa daerah pun ada yang memiliki motif batik. Beberapa pembatik pun ada yang memadukan motif-motif yang ada sehingga muncul variasi motif yang lain. Nah, karena batik adalah budaya asli Indonesia, jadi kita pun patut untuk ikut serta dalam melestarikannya. Ada beberapa produk kerajinan yang dibuat dengan motif batik sebagai nilai tambahnya (added value), seperti kain batik, pakaian (baju, celana, dkk), sandal batik, gantungan kunci, helm batik, furniture batik (mebel batik), dan masih banyak lagi.

Namun, tidak hanya batik saja yang perlu kita jaga, warisan budaya yang lain pun juga harus ikut dilestarikan agar tidak sampai punah atau diklaim oleh negara lain. Indonesia memang kaya budaya, tinggal bagaimana cara kita untuk merawat dan menjaganya.

^___^   OK !!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: